Menu

Jenis-Jenis Internet Service Provider (ISP) di Indonesia

Apa Itu Internet Service Provider (ISP)?

Internet Service Provider (ISP) adalah perusahaan atau penyedia layanan yang menyediakan akses internet kepada pelanggan, baik individu maupun perusahaan. ISP bertanggung jawab menghubungkan pengguna ke jaringan internet global melalui berbagai teknologi, seperti fiber optic, kabel, wireless, hingga satelit.

Jenis-Jenis ISP di Indonesia

1. ISP Fiber Optic (Fixed Broadband)

ISP jenis ini menggunakan kabel serat optik (fiber optic) untuk mengirimkan data dalam bentuk cahaya. Ini adalah teknologi paling umum dan paling stabil saat ini.

Ciri-ciri:

  • Kecepatan tinggi (10 Mbps hingga 1 Gbps)
  • Koneksi stabil
  • Latensi rendah
  • Cocok untuk rumah dan bisnis

Contoh layanan:

  • FTTH (Fiber To The Home)
  • FTTB (Fiber To The Building)

Contoh ISP di Indonesia:

  • IndiHome
  • Biznet
  • First Media
  • MyRepublic
  • ICONNET
  • PerwiraNet

2. ISP Wireless (Fixed Wireless Access / WISP)

ISP wireless menggunakan gelombang radio sebagai media transmisi, tanpa kabel fiber langsung ke rumah pelanggan.

Ciri-ciri:

  • Instalasi lebih cepat
  • Cocok untuk daerah yang belum terjangkau fiber
  • Dipengaruhi cuaca dan jarak

Teknologi yang digunakan:

  • Radio point-to-point
  • Point-to-multipoint
  • WiFi outdoor

Contoh penggunaan:

  • Internet desa
  • Internet RT/RW Net
  • Area pedesaan atau pegunungan

3. ISP Mobile / Seluler

ISP ini menyediakan akses internet melalui jaringan seluler seperti 4G LTE dan 5G, menggunakan kartu SIM.

Ciri-ciri:

  • Bersifat mobile (bisa dibawa ke mana-mana)
  • Kecepatan tergantung sinyal dan lokasi
  • Kuota berbasis paket data

Contoh ISP seluler di Indonesia:

  • Telkomsel
  • Indosat Ooredoo Hutchison
  • XL Axiata
  • Smartfren

4. ISP Kabel (Cable Internet)

ISP kabel menggunakan kabel koaksial (TV kabel) untuk menyalurkan internet.

Ciri-ciri:

  • Kecepatan cukup tinggi
  • Biasanya satu paket dengan TV kabel
  • Bandwidth bisa terbagi dengan pengguna lain

Contoh ISP kabel:

  • First Media

5. ISP Satelit

ISP satelit menggunakan satelit komunikasi untuk menjangkau wilayah terpencil yang tidak tercover jaringan kabel maupun seluler.

Ciri-ciri:

  • Jangkauan sangat luas
  • Cocok untuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar)
  • Latensi tinggi
  • Biaya relatif mahal

Contoh layanan satelit:

  • VSAT
  • LEO Satellite (seperti Starlink)

6. ISP Dedicated / Corporate

ISP jenis ini dikhususkan untuk perusahaan, instansi, dan data center, dengan koneksi dedicated (tidak dibagi).

Ciri-ciri:

  • Bandwidth simetris (upload = download)
  • SLA tinggi (uptime terjamin)
  • IP publik statis
  • Harga lebih mahal

Contoh penggunaan:

  • Kantor perusahaan
  • Server dan data center
  • Sistem CCTV dan VPN

Kesimpulan

Di Indonesia, jenis-jenis Internet Service Provider (ISP) sangat beragam, mulai dari fiber optic hingga satelit. Pemilihan ISP yang tepat tergantung pada:

  • Lokasi
  • Kebutuhan kecepatan
  • Stabilitas koneksi
  • Budget

Untuk penggunaan rumah tangga, ISP fiber optic adalah pilihan terbaik. Sementara untuk daerah terpencil, ISP wireless atau satelit menjadi solusi utama.


SENG TENANG SENG KALEM KUASAI           
Belajar | Eksperimen | Berkarya | Berdoa


Daftar Pustaka :
https://chatgpt.com/
https://gemini.google.com/
https://apjii.or.id/anggota/pengguna_ip?name=Perwira


:


Kirim Komentar: