Menu

FTTH (Fiber To The Home)?


FTTH (Fiber To The Home)

A. Apa Itu FTTH (Fiber To The Home)?

FTTH (Fiber To The Home) adalah teknologi akses internet yang menggunakan kabel serat optik (fiber optic) langsung dari penyedia layanan internet (Internet Service Provider / ISP) ke rumah pelanggan.
Berbeda dengan teknologi lama seperti ADSL atau kabel tembaga, FTTH menawarkan kecepatan tinggi, koneksi stabil, dan latensi rendah karena sinyal data dikirim dalam bentuk cahaya melalui serat optik.

B. Pengertian Internet Service Provider (ISP)

Internet Service Provider (ISP) adalah perusahaan yang menyediakan layanan koneksi internet kepada pengguna, baik individu maupun perusahaan. Dalam teknologi FTTH, ISP bertanggung jawab atas:

Penyediaan infrastruktur jaringan fiber optik
Pengelolaan bandwidth dan kualitas layanan
Distribusi koneksi dari pusat jaringan ke pelanggan
Dukungan teknis dan layanan pelanggan

Contoh ISP FTTH di Indonesia antara lain, PerwiraNet, IndiHome, Biznet, MyRepublic, First Media, Iconnet, dan lain-lain.

C. Cara Kerja Jaringan FTTH

Jaringan FTTH bekerja dengan mendistribusikan koneksi internet dari pusat ISP ke rumah pelanggan menggunakan jaringan fiber optik pasif.

D. Alur Kerja FTTH

Internet Global
Core Network ISP
OLT (Optical Line Terminal)
ODC (Outdoor Distribution Cabinet)
ODP (Optical Distribution Point)
Kabel Drop Fiber
ONT / Modem Fiber
Perangkat Pengguna

E. Perangkat Utama dalam Jaringan FTTH

1. Central Office (Pusat Layanan)
Ini adalah "otak" dari jaringan FTTH yang berada di ruang server ISP.

2. OLT (Optical Line Terminal)

OLT adalah perangkat utama yang berada di sentral ISP dan berfungsi untuk mengatur distribusi koneksi internet ke ribuan pelanggan melalui jaringan fiber optik.
Perangkat paling vital. Fungsinya mengubah sinyal elektrik dari jaringan inti (core network/internet) menjadi sinyal optik (cahaya). OLT juga berfungsi mengontrol, memanajemen, dan mengatur lalu lintas data ke arah pelanggan. Satu port PON di OLT bisa melayani banyak pelanggan (misal: 64 atau 128 pelanggan).

3. ODF (Optical Distribution Frame)
Rak besar tempat terminasi awal kabel serat optik. Di sini, kabel dari OLT disambungkan (patching) menuju kabel feeder yang akan keluar gedung menuju jalan raya.

4. ODC (Outdoor Distribution Cabinet)
ODC berfungsi sebagai titik distribusi fiber optik dari sentral ISP ke area pelanggan.

5. Optical Distribution Network (ODN)
Ini adalah jalur transmisi pasif (tidak menggunakan listrik) yang berada di lapangan/jalan.

Kabel Feeder Kabel fiber optik berkapasitas besar yang keluar dari ODF menuju ke titik distribusi (ODC).


6. ODP (Optical Distribution Point)
Kabel Distribusi Kabel yang menghubungkan ODC menuju tiang-tiang di dekat rumah pelanggan (menuju ODP).

Kotak kecil yang sering Anda lihat di tiang telepon atau dinding. Ini adalah titik terminasi akhir kabel distribusi. Di dalam ODP terdapat Passive Splitter (pembagi rasio cahaya, misal 1:8 atau 1:16) untuk memecah satu core kabel distribusi menjadi beberapa kabel Drop Core ke rumah pelanggan.

Analogi Passive Splitter di dalam ODP
Passive Splitter di dalam ODP itu ibarat:

Satu kran air besar yang dibagi jadi banyak kran kecil

Air = sinyal cahaya (internet)
Pipa besar = kabel distribusi
Kran kecil = kabel drop ke rumah
Rasio 1:8 atau 1:16 = satu kran dibagi ke 8 atau 16 rumah

Airnya tidak pakai pompa tambahan, cuma dibagi saja—sama seperti splitter yang pasif (tanpa listrik)

ODP dapat dianalogikan sebagai kotak pembagi jaringan, seperti stop kontak atau kran air bercabang, yang membagi satu jalur utama fiber optik menjadi beberapa jalur kecil menuju rumah pelanggan menggunakan passive splitter.

7. ONU/ONT
ONT (Optical Network Terminal)
adalah modem fiber yang dipasang di rumah pelanggan untuk mengubah sinyal optik menjadi sinyal digital.Sering disebut "Modem WiFi". Perangkat ini mengubah kembali sinyal optik (cahaya) menjadi sinyal elektrik (data digital).Outputnya bisa berupa port LAN (RJ45) untuk komputer/router, dan sinyal Wi-Fi untuk HP/Laptop.

DARI SEMUA URUTAN DI ATAS MENJADIKAN SEBUAH KONEKSI YANG DI SEBUT FTTH, LALU HASIL AKHIR ADALAH CLIENT/PELANGGAN


Kesimpulan

FTTH (Fiber To The Home) merupakan solusi akses internet modern yang menawarkan kecepatan tinggi dan stabilitas maksimal. Dengan dukungan Internet Service Provider (ISP), teknologi FTTH menjadi pilihan terbaik bagi pengguna rumahan yang membutuhkan koneksi internet cepat dan andal.


SENG TENANG SENG KALEM KUASAI           

Belajar | Eksperimen | Berkarya | Berdoa



Daftar Pustaka :

Sumber Data: https://chatgpt.com/
https://gemini.google.com/
https://id.oadm-cwdm-dwdm.com/Content/uploads/2022533470/202207191459464fdf18a44f714b2db5ee6a49711bdf1a.jpg
https://down-id.img.susercontent.com/file/e2ac15de89b714abf21da176c2c00dc9
https://www.vsolcn.com/wp-content/uploads/2025/02/passive-optical-lan.webp
https://b581640.smushcdn.com/581640/wp-content/uploads/2024/01/cb2086231b6c54707bec93a911-scaled.jpg?lossy=1&strip=1&webp=1
https://citraweb.com/images/produk/1286/besar2.jpg





:


Kirim Komentar: