Pendahuluan
Bagaimana internet bisa sampai ke rumah dengan cepat dan stabil? Pertanyaan ini sering muncul seiring meningkatnya penggunaan internet untuk bekerja, belajar, hiburan, hingga bisnis digital. Jawabannya terletak pada teknologi FTTH (Fiber To The Home) yang menjadi standar jaringan internet modern saat ini.
Apa Itu Internet dan Jaringan Global
Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan server di seluruh dunia. Data internet berasal dari:
- Data center global (Google, Meta, Netflix, Amazon)
- Cloud server (AWS, Azure, Google Cloud)
- Internet Exchange (IX) nasional dan internasional
Data ini dikirim melalui jaringan backbone internasional berbasis fiber optik berkecepatan tinggi.
Peran Internet Service Provider (ISP)
Internet tidak langsung masuk ke rumah pelanggan. Peran utama distribusi dilakukan oleh Internet Service Provider (ISP).
Fungsi ISP
- Membeli dan mengelola bandwidth dari internet global
- Mengoperasikan jaringan core dan distribusi
- Menyediakan layanan internet ke pelanggan
- Menjaga kualitas koneksi (QoS, latency, uptime)
Contoh ISP FTTH di Indonesia: IndiHome, Biznet, MyRepublic, Iconnet, First Media, PerwiraNet, dan lainnya.
Core Network ISP: Pusat Kendali Internet
Core Network adalah jaringan inti milik ISP yang berfungsi sebagai pusat pengolahan trafik data.
Fungsi Core Network
- Routing dan switching data
- Load balancing trafik pelanggan
- Firewall dan sistem keamanan
- Manajemen bandwidth nasional
Core network biasanya berada di data center ISP dan terhubung langsung ke internet exchange.
OLT (Optical Line Terminal) dalam Jaringan FTTH
OLT adalah perangkat utama dalam teknologi FTTH (Fiber To The Home).
Fungsi OLT
- Mengubah sinyal elektrik menjadi sinyal optik (cahaya)
- Mengatur distribusi internet ke pelanggan
- Mengontrol bandwidth dan autentikasi pelanggan
Satu port PON pada OLT mampu melayani puluhan hingga ratusan pelanggan secara bersamaan.
ODF dan Kabel Feeder
ODF (Optical Distribution Frame)
ODF adalah rak terminasi fiber optik di sentral ISP yang menghubungkan OLT dengan jaringan luar gedung.
Kabel Feeder
Kabel fiber optik berkapasitas besar yang membawa sinyal dari sentral ISP menuju area distribusi (ODC).
ODC (Outdoor Distribution Cabinet)
ODC merupakan kabinet distribusi fiber optik di lapangan.
Fungsi ODC
- Titik distribusi jaringan dari sentral ke wilayah pelanggan
- Penghubung antara kabel feeder dan kabel distribusi
ODC memudahkan pengelolaan jaringan di area perumahan atau kota.
ODP (Optical Distribution Point) dan Passive Splitter
ODP adalah titik distribusi akhir sebelum internet masuk ke rumah pelanggan.
Fungsi ODP
- Tempat terminasi kabel distribusi
- Menyimpan Passive Splitter (1:8, 1:16, 1:32)
Passive splitter membagi satu jalur fiber menjadi beberapa jalur tanpa menggunakan listrik.
Keunggulan Passive Splitter
- Efisien
- Minim gangguan
- Biaya operasional rendah
Kabel Drop Fiber ke Rumah
Kabel drop fiber adalah jalur terakhir dari ODP menuju rumah pelanggan. Kabel ini bersifat dedicated ke satu pelanggan.
ONT (Optical Network Terminal) / Modem Fiber
ONT adalah perangkat yang dipasang di rumah pelanggan.
Fungsi ONT
- Mengubah sinyal optik menjadi data digital
- Menyediakan port LAN dan Wi-Fi
- Menghubungkan internet ke perangkat pengguna
ONT sering disebut modem fiber, meskipun secara teknis merupakan perangkat jaringan aktif.
Alur Lengkap Internet Sampai ke Rumah
Keunggulan Internet FTTH Dibandingkan Teknologi Lama
- Kecepatan tinggi dan stabil
- Latensi rendah
- Tahan gangguan cuaca
- Cocok untuk streaming, gaming, dan kerja remote
FTTH jauh lebih unggul dibanding ADSL, coaxial, atau wireless broadband.
Kesimpulan
Internet sampai ke rumah melalui proses panjang yang melibatkan jaringan global, infrastruktur ISP, dan teknologi fiber optik FTTH. Dengan sistem distribusi pasif dan perangkat modern seperti OLT, ODP, dan ONT, FTTH menjadi solusi terbaik untuk kebutuhan internet masa kini dan masa depan.
https://chatgpt.com/
:
Kirim Komentar: